Informasi Untuk Mendapatkan, Proses Pengajuan Dan Pengertian Kredit

Informasi Untuk Mendapatkan, Proses Pengajuan Dan Pengertian Kredit - Mario Bd

A. Pengertian Kredit Dan Seluk-Beluk Kredit
Pada postingan sebelumnya kita sudah mempelajari tentang modal perusahaan yang berasal dari eksternal, contoh dari modal eksternal atau modal yang berasal dari luar perusahaan adalah seperti pemberian kredit dari bank. Lalu apakah yang dimaksud dengan kredit?


Kredit adalah salah satu pemberian prestasi dari salah satu pihak kepihak lainnya yang dimana akan dikembalikan lagi pada suatu masa tertentu yang tentunya akan disertai dengan suatu kriteria prestasi, yaitu bunga. Dan dengan kata lainnya, barang ataupun uang yang diterima pada masa sekarang akan dikembalikan lagi pada masa yang akan datang.

Tentu orang tidak suka dengan yang namanya utang, akan tetapi ada alasan yang mendasar membuat suatu perusahaan untuk bisa memperoleh kredit. Dan alasan itu adalah sang wirausahawan mau berupaya untuk meningkatkan ataupun juga mengembangkan usaha yang dijalani, yang dimana kemampuan modalnya sendiri sangatlah terbatas.

Dan kepercayaan merupakan faktor terpenting dalam pemberian kredit, yang dimana kepercayaan yang dimaksud adalah kepercayaan bang kepada nasabah atau si calon penerima kredit, dan semua didasari oleh hal hal beriku ini.

1. Kemampuan (Capacity)
Kemampuan calon penerima kredit untuk bisa melunasi utang ataupun kredit bersertakan dengan bunga secara lancar sesuai dengan waktu yang telah ditentukan dan disepakati sebelumnya.

2. Jaminan (Collateral)
Yang dimaksud dengan jaminan disini adalah suatu tambahan untuk mengamankan kepentingan bank tersebut dalam hal pelunasan kredit, dan menghindari hal yang tidak diinginkan seperti kredit bermasalah.

3. Kejujuran Dan Juga Itikad Baik Penerima Kredit (Character)
Dalam hal kejujuran dan juga itikad baik pengembalian pinjaman dengan tepat waktu dan juga dan yang telah dipinjamkan benar-benar digunakan sesuai dengan yang dijanjikan sebelumnya.

4. Permodalan (Capital)
Calon penerima kredit bisa mengelola dana dengan tepat dan juga dengan cara yang sehat.

Dan agar bisa memberikan kepercayaan, pihak yang memberikan kredit juga perlu untuk meneliti siapa dan juga bagaimana calon peminjam. Dan dengan begitu, biasanya pihak bank menggunakan formula 4A untuk meneliti calon penerima kredit. Berikut adalah penjelasan dari formula 4A tersebut.

1. Prospect
Pihak bank perlu meneliti terlebih dahulu kemungkinan akan perkembangan kedepannnya perusahaan sipeminjam. Caranya adalah dengan mengetahui kekuatan keuangan, pendapat atau laba, dan juga volume penjualan.

2. Payment
Pihak bank perlu meneliti lancar atau tidaknya kemungkinan sipeminjam untuk melakukan pembayaran kembali.

3. Personality
Pihak bank perlu untuk melakukan penelitian terhadap data kepribadian calon nasabah. Contohnya seperti riwayat hidup, hobi, keadaan keluarga dan juga yang lainnya.

4. Purpose
Pihak bank perlu untuk melakukan penelitian untuk apa dana yang akan dipinjam oleh nasabah, apakah untuk produksi atau untuk konsumsi.

B. Proses Pengajuan Kredit
1. Pengelolaan Permohonan Kredit

A. Penelitian Pendahuluan
Yang termasuk pada penelitian pendahuluan adalah perlengkapan persyaratan dan juga keberadaan sipemohon, diantaranya adalah meliputi.
  • Data Pemohon Kredit yang dimana lengkap atau tidak
  • Sektor usaha yang akan dibiayai sudahkah jenuh atau belum
  • Telah memenuhi persyaratan sebagai pemohon atau tidak
  • Permohon kredit tersebut bisa dipercaya atau tidak

B. Wawancara
Setelah melakukan penelitian pendahuluan maka selanjutnya adalah melakukan wawancara , hal ini dilakukan oleh bank kepada pihak yang mengajukan permohonan kredit dengan masalah tentang penggunaan kredit dan juga bagaimana rencana untuk pengembaliannya.

1. Memintakan Infromasi Mengenai Permohonan kredit Kepada Pihak Lainnya
Tujuan ini dilakukan adalah untuk mendapatkan informasi apakah sipemohon tersebut pernah melakukan pinjaman/kredit dari bank lain.

2. Melakukan Pemeriksaan Ketempat Usaha
Hal ini dilakukan dengan cara melakukan peninjauan langsung ketempat usaha calon penerima kredit. Dan dengan begitu:
  • Bank bisa melihat secara langsung kegiatan usaha calon penerima kredit denga nyata di lapangan
  • Pemohon juga bisa dengan bebas mengemukakan data-data secara lengkap yang tentunya diperlukan oleh bank
  • Terciptanya suatu hubungan baik dengan pemohon kredit dan juga bank

3. Penilaian/Analisis atas Permohonan Kredit
Hal ini dilakukan untuk menilai permohonan yang dilakukan calon penerima kredit dengan pertimbangan faktor resiko kredit dan juga perhitungan kebutuhan kredit serta jangka waktu. Dan dari sini jugalah kemudian bank akan memutuskan untuk memberikan kredit atau tidak.

C. Informasi Untuk Bisa Mendapatkan Kredit
Wirausahawan yang dimana berperan sebagai pemohon, bisa dengan bebas memilih bank mana yang akan memberikannya kredit. Dann tentunya hal yang paling diinginkan adalah bank yang memberikan pinjaman dengan sejumlah kemudahan yang diberikan, contohnya adalah sebagai berikut.
  • Adanya toleransi waktu pengembalian
  • Bunga yang diberikan ringan atau rendah
  • Kecepatan dalam realisasi/pengucuran kredit
  • Adanya kemudahan dalam hal syarat pengajuan kredit
  • Adanya kemudahan dalam memberikan jaminan

Dan berikut adalah beberapa sumber yang bisa wirausahawan gali untuk mendapatkan infromasi:
  • Dari media massa
  • Dari brosur yang tentunya bisa diminta pada lembaga keuang ataupun bank
  • Dari rekan wirausahawan yang tentunya pernah mengajukan kredit sebelumnya

Loading...

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Informasi Untuk Mendapatkan, Proses Pengajuan Dan Pengertian Kredit"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel