Pengembangan Ide Secara Kreatif Dan Inovatif

Pengembangan Ide Secara Kreatif Dan Inovatif - Mario Bd

1. Pengertian Kreatif
Apa itu berpikir kreatif? Berpikir kreatif adalah berpikir yang memiliki tujuan untuk menghasilkan suatu metode yang baru, pengertian baru, konsep baru, seni baru, dan juga perencanaan yang baru (Coleman&Hamman). berpikir secara kreatif juga dinamakan dengan divergen/lateral, yakni menyatukan hal-hal atau ide yang sebelumnya tidak saling berhubungan.


Dan agar bisa berpikir secara kreatif, diperlukannya keberanian serta keyakinan kepada diri sendiri. Secara garis besar Berpikir secara kreatif sangatlah erat hubungannya dengan kreativitas itu sendiri, disebabkan kreativitas merupakan salah satu hasil dari proses berpikir secara kreatif yang telah dilakukan. Sedangkan inovatif merupakan penerapan secara efisien gagasan yang kreatif.


2. Ciri-Ciri Berpikir Kreatif
Sudah banyak sekali penelitian yang telah dilakukan oleh ahli psikologi kepada orang-orang yang berpikir secara kreatif yang telah menghasilkan beberapa patokan atau ciri-ciri. Ketika melakukan penelitian terhadap para arsitek dan juga penulis yang kreatif dengan identifikasi oleh angota masing-masing profesi mereka, didapatkan bahwa orang yang memiliki kreativitas yang tinggi tersebut memiliki ciri-ciri berikut:
  • Bebas, tidak ingin terikat pada aturan-aturan tertentu
  • Bekerja keras
  • Berfokus kepada diri sendiri
  • Berdedikasi, memiliki keteguhan diri yang tinggi
  • Inteligen, mempunyai pemikiran yang tinggi
  • Bersemangat, mempunyai antusias yang sangat tinggi
  • Fleksibel, tidak kaku dan wajib menerima ide atau pendapat orang lain
  • Tidak konvensional, tidak lugu dan selalu apa adanya
  • Eksentrik, memiliki pemikiran yang tidak sama dengan orang lain

Dengan berdasarkan analisis faktor, kemampuan berpikir kreatif menurut Guilford dikemukakan memiliki lima sifat, yaitu:
  • Redefenition (perumusan kembali): Perumusan kembali ini merupakan suatu kemampuan untuk meninjau persoalan dengan berdasarkan perspektif yang tidak sama dengan apa yang telah diketahui oleh khalayak banyak.
  • Originality (keaslian): Keaslian adalah keahlian untuk menemukan suatu gagasan dengan cara-cara yang asli, atau tidak meniru.
  • Fluency (kelancaran): Kelancaran adalah suatu kemampuan untuk bisa menghasilkan banyak gagasan atau ide.
  • Flexibility (fleksibilitas): Fleksibilitas adalah suatu kemampuan untuk mengemukakan banyak macam pemecahan atau juga pendekatan terhadap suatu masalah.
  • Elaboration (penguraian): Penguraian adalah suatu kemampuan untuk bisa menguraikan suatu hal dengan terinci.

3. Tahap-Tahap Berpikir Kreatif
Terdapat beberapa tahapan dalam berpikir secara kreatif, diawali dengan sebuah persiapan sampai dengan didapatkannya sebuah hasil pemikiran. Berikut adalah berpikir kreatif melewati tahapan menurut Rawlinson.

A. Tahap Persiapan
tahap ini merupakan proses awal yang dimana bertujuan untuk memperoleh beberapa fakta tentang persoalan atau masalah yang ingin dipecahkan (pengumpulan data ataupun infromasi)

B. Tahap Usaha
Dalam tahap ini anda bisa menerpakan berpikir secara divergen (menyebar). dan pada tahap ini juga diperlukannya usaha untuk bisa memisahkan produksi ide dari evaluasi ide tersebut dengan cara menunda terlebih dahulu adanya penilaian terhadap ide-ide yang akan muncul.

C. Tahap Inkubasi
Pada tahap ini anda seolah olah melepaskan diri dari persoalan yang ada dan masuk kedalam alam bawah sadar anda, dan kesadaran anda memikirkan hal-hal yang lain.

D. Tahap Pengertian
Pada tahap ini anda akan memperoleh insight atau yang biasa juga disebut dengan aha erlibnis. Tanda khusus dari tahapan ini adalah anda akan mendapatkan penerangan yang secara tidak langsung akan menyadarkan anda akan ditemukannya jawaban.

E. Tahap Evaluasi
Pada tahap ini anda akan memeriksa ide ide yang telah anda kumpulkan dengan sangat teiti dan membuang ide ide yang kurang berguna menurut anda, terlalu mahal biayanya bila anda mulai melaksanakan, ataupun ide yang tidak sesuai lainnya.


Berikut juga ada tiga tipe kreativitas yang didapatkan dari hasil penelitian
  • Menciptakan, sebuah proses dimana membuat sesuatu yang tidak ada menjadi ada
  • Memodifikasi, proses untuk membentuk fungsi-fungsi yang baru atau juga menjadikan sesuatu yang berbeda dari yang telah ada.
  • Mengombinasikan, menyatukan dua hal atau lebih menjadi satu yang dimana sebelumnya tidak saling berhubungan
Kreativitas dan juga inteligensi jelas mempunyai suatu pebedaan. Secara mudahnya orang yang kreatif belum tentu memiliki inteligensi yang tinggi dan begitu juga sebaliknya. Dengan begitu para peneliti juga membuat empat ragam hubungan antara kreativitas dengan inteligensi, yaitu:
  • Kreativitas rendah, inteligensi rendah
  • Kreativitas tinggi, inteligensi tinggi
  • Kreativitas rendah inteligensi tinggi
  • Kreativitas tinggi, inteligensi rendah

4. Pengertian Dan Apa Itu Arti Penting Inovasi
Inovasi adalah suatu penemuan ataupun trobosan untuk menciptakan sesuatu yang belum ada ataupun mengerjakan suatu produk yang telah ada dengan cara atau metode yang baru. Dan tentu saja inovasi dihasilkan melalui cara berpikir secara inovatif, dan cara berpikir kreatif itu merupakan suatu hal atau kemampuan yang memang harus dimiliki oleh seorang wirausahawan.

Apabila seorang pengusaha tidak bisa atau tidak mau melakukan inovasi, maka sesungguhnya dia tidaklah seorang wirausahawan. Dikarenakan, apabila ia ingin usahanya bisa terus berjalan dan mendapatkan keutungan maka perlu dilakukannya inovasi secara terus menerus.


5. Prinsip-Prinsip Inovasi

A. Prinsip keharusan
  • Keharusan bertindak efektif
Inovasi haruslah bersifat efektif, yang artinya sesuai dengan kebutuhan. Dan syarat untuk keefektifan sebuah inovasi yaitu kesederhanaan. Suatu inovasi yang efektif dapat menimbulkan penyakit seperti berikut: “hal ini sebenarnya simpel kok, kenapa saya tidak melakukan ini sebelumnya?”

  • Keharusan Menganalisis Peluang
Semua asal dari peluang inovasi haruslah dianalisis dengan cara yang sistematis. Tujuannya tentu saja untuk mencari peluang yang sesuai dengan inovasi yang akan dilakukan.

  • Keharusan Tidak Berpikir Muluk
Memiliki sebuah impian yang sangat besar memanglah baik, dengan memiliki impian yang besar anda akan mendapatkan inspirasi untuk dapat melakukan suatu inovasi. Tetapi, alangkah lebih baiknya jika mencoba dari hal yang kecil terlebih dahulu.

B. Prinsip Larangan
  • Larangan Untuk Rakus
Seperti yang kita ketahui ada sebuah ungkapan bijak yang sudah tidak asing lagi kita dengarkan, yaitu “Berlakulah Fokus, Jangan Rakus”. maksud dari ungkapan itu sendiri adalah anda tidak usah mengerjakan pekerjaan yang banyak sekaligus. Tetapi, tetaplah fokus kepada tema inovasi yang telah anda pilih.

  • Larangan Untuk Berpikir Terlalu Jauh Kedepan
Maksud dari larangan ini adalah jangan sesekali anda berpikir atau mengucapkan “20 tahun lagi hal yang saya buat ini akan sangat dibutuhkan oleh masyarakat”, tetapi katakanlah “hal yang saya buat ini sanagat diperlukan oleh masyarakat”

  • Larangan Untuk Berlagak atau Sok Pintar
Maksud dari larangan ini adalah jangan sesekali anda melakukan hal yang melebihi kemampuan yang anda punyai, karena setiap manusia pasti memiliki keterbatasan. Suatu hal yang mustahil untuk melakukan pekerjaan atau hal yang tidak mampu anda lakukan, dan akibatnya tentu aja kegagalan.

  • Mengembangkan Cara Berpikir Inovatif
Secara umum, setiap manusia telah diberikan kemampuan untuk bisa berpikir secara inovatif. Tetapi, kemampuan yang dimiliki ini hanya bisa dikembangkan oleh beberapa orang saja, yaitu orang-orang yang memiliki keinginan amat keras untuk bisa mengembangkan kemampuan yang dimilikinya tersebut menjadi sebuah keberhasilan.

Dan untuk bisa mengembangkan cara berpikir secara inovatif tersebut, anda bisa melakukan cara-cara berikut ini:

A. Perkayalah sumber ide anda
Dengan memperkaya ide akan membantu anda untuk untuk bisa membangun mimpi-mimpi besar, membangkitkan ketertarikan dan keingintahuan anda pada hal-hal yang sebelumnya tidak anda minati. Contohnya seperti anda membaca buku dan akan tertarik pada sub bab lainnya, menonton televisi dan akan tertarik pada acara yang belum pernah anda saksikan sebelumnya.

B. Biasakan Anda Memiliki Sebuah Mimpi
Anda tidak perlu terlalu menghabiskan waktu anda dengan masalah kehidupan yang anda miliki setiap hari. Berilah waktu bagi diri anda sendiri untuk memikirkan mimpi besar yang mungkin bisa saja mustahil bagi orang lain, catat mimpi anda tersebut dan yakinkan itu bisa anda raih dan bisa terwujud.

C. Tumbuhkan Sikap Empati Dalam Diri Anda
Memiliki sikap empati tentu saja sangat penting bagi anda. Dengan memiliki rasa Empati, anda akan memahami apa yang tengah dirasakan dan juga juga dipikirkan oleh orang lain. 

Biasakan Diri Anda Untuk Menerima Perbedaan Dan Juga Perubahan Jangan anda menjadikan perbedaan perndapat untuk menjadi ajang memenangkan pendapat anda sendiri. Tetapi, jadikanlah perbedaan pendapat sebagai suatu sarana untuk memperkaya wawasan anda. Dan juga melakukan diskusi mengenai hal-hal yang ingin anda ketahui.
Loading...

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Pengembangan Ide Secara Kreatif Dan Inovatif"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel