Pengertian Surat, Penggolongan, Serta Surat-Menyurat Dalam Kegiatan usaha

Pengertian Surat, Penggolongan, Serta Surat-Menyurat Dalam Kegiatan usaha - Mario Bd

A. Pengertian Surat
Surat adalah sebuah alat yang digunakan untuk menyampaikan sebuah informasi secara tertulis kepada orang/pihak lain, baik itu atas nama pribadi ataupun jabatan dalam suatu organisasi dengan tujuan dan maksud tertentu. Kegiatan surat-menyurat ini sering sekali digunakan dalam kantor ataupun perusahaan.

Kegiatan surat-menyurat biasa dilakukan untuk intern maupun ekstern. Surat yang termasuk dalam alat komunikasi dan informsai mempunyai beberapa fungsi sebagai berikut.
  • Sebagai sebuah pedoman, contohnya surat yang berisi instruksi
  • Sebagai pengingat, contohnya surat yang sudah diarsipkan
  • Sebagai wakil/duta perusahaan atau sebuah organisasi
  • Sebagai sebuah alat bukti tertulis, contohnya surat perjanjian


Meskipun seperti yang kita ketahui bahwa zaman sudah modern, namun surat-menyurat tetap menjadi salah satu faktor yang penting dalam dunia usaha, dan karena itu juga surat menyurat sekarang tetaplah dilakukan, baik itu dalam dunia pemerintahan maupun dunia usaha.

B. Penggolongan Surat
Untuk penggolongan surat sendiri, digolongkan menjadi beberapa bagian seperti berikut ini.

1. Surat menurut Urgensinya
A. Surat segera
Surat segera adalah surat yang harus dengan segera untuk bisa ditanggapi, tetapi tidak dengan kilat.

B. Surat Biasa
Surat biasa adalah surat yang isinya tidak terlalu penting/perlu untuk bisa ditanggapi oleh sipenerima..

C. Surat Kilat
Surat kilat adalah surat yang sampai secepat mungkin. Dan surat ini juga haruslah dengan segera untuk bisa ditanggapi.


2. Surat menurut Isinya
A. Surat Dinas
Surat Dinas adalah surat yang dibuat oleh pemerintah sendiri untuk masalah kedinasan. Contoh surat dinas sendiri adalah surat edara, surat keputusan, surat tugas, memorandum dan lainnya.

B. Surat Niaga
Surat niaga merupakan surat yang dibuat oleh perusahaan atau oleh pengusaha dan isinya sendiri menyangkut isi perniagaan. Contoh dari surat niaga sendiri adalah surat pengiriman barang, surat pesanan, surat penawaran, serta surat pengaduan.

C. Surat Pribadi
Surat Pribadi adalah surat yang bersifat kekeluargaan, perkenalan, dan juga persahabatan. Surat pribadi yang biasanya digunakan untuk keperluan resmi biasanya disebut dengan surat pribadi setengah resmi. Contohnya seperti surat lamaran pekerjaan.


3. Surat menurut keamanan isinya
A. Surat Konfidensial
Surat Konfidensial adalah surat yang isinya hanya boleh diketahui oleh pejabat yang bersangkutan dengan surat tersebut.

B. Surat Biasa
Surat biasa adalah surat yang tidak akan menimbulkan akibat buruk atau sekalipun merugikan pejabat/suatu organisasi yang bersangkutan dengan surat tersebut.

C. Surat Sangat Rahasia
Surat sangat rahasia biasanya bersangkutan dengan keamanan negara.

D. Surat Rahasia
Surat rahasia adalah surat yang isinya tidak boleh sampai diketahui oleh orang lain.

C. Surat Menyurat Dalam Kegiatan Usaha
Surat niaga, surat niaga adalah surat pokok yang dominan dan juga penting dalam suatu kegiatan usaha atau bisnis. Dengan adanya surat niaga ini sendiri bisa memicu munculnya sebuah penawaran dan juga permintaan pada suatu produk baik itu produk yang berupa barang ataupun jasa.

Berikut adalah surat niaga yang sering dibuat oleh sebuah perusahaan.

1. Surat Penawaran
Surat penawaran adalah surat yang isinya berupa sebuah tawaran barang/produk kepada pihak lain. Surat penawaran ini memiliki tujuan untuk mendapatkan pelanggan baru ataupun memperkenalkan sebuah produk..

2. Surat Pesanan
Surat pesanan adalah surat yang isinya berupa respon positif kepada surat penawaran yang telah berhasil diterima sebelumnya. Surat pesanan ini biasanya dibuat karena adanya minat setelah membaca isi dari surat penawaran tersebut. Surat pesanan ini akan menyebutkan jumlah dan macam barang yang akan dipesan serta kesanggupan sipembeli dalam pembayaran.

3. Surat Pengiriman Barang
Surat pengiriman barang adalah sebuah surat yang akan dikirimkan bersamaan dengan barang yang telah dipesan oleh pembeli sebelumnya. Dan dalam surat ini jugalah akan dijelaskan jumlah barang, macam barang serta harga secara rinci.


Dan setelah pengiriman barang selesai berikut adalah surat niaga yang biasanya akan muncul.

1. Surat Penagihan
Surat yang akan dikeluarkan apabila pembelian dilakukan secara kredit dan pihak yang berurusan belum juga melunasi barang yang telah dibeli sebelumnya.

2. Surat Penangguhan Pembayaran Hutang
Surat penangguhan pembayaran hutang biasanya terjadi apabila pihak yang bersangkutan belum juga melakukan pembayaran hutang sesuai dengan waktu yang telah disepakati sebelumnya. Dan dalam surat ini pihak yang bersangkutan akan menyampaikan sebuah permintaan maaf disertai dengan alasan yang masuk akal dan logis mengapa belum juga bisa membayar hutang.

3. Surat Pengaduan/Klaim
Surat pengaduan/Klaim biasanya akan dibuat apabila ternyata ada barang yang cacat/rusak setealh diterima, kekurangan jumlah barang, ataupun juga ketidakcocokan antara barang yang dipesan sebelumnya dengan barang yang telah diterima.

4. Surat Tanggapan Pengaduan

Surat tanggapan pengaduan adalah surat permintaan maaf yang akan diberikan apabila adanya kerusakan, ketidakcocokan, kekurangan barang yang telah dikirim dan biasanya akan memberikan penjual akan mengganti barang tersebut dengan barang yang baru atau memberikan pengurangan harga.
Loading...

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Pengertian Surat, Penggolongan, Serta Surat-Menyurat Dalam Kegiatan usaha"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel