Macam-Macam Perizinan Usaha Yang Bersifat Formal Beserta Contoh


Macam-Macam Perizinan Usaha Yang Bersifat Formal Beserta Contoh - Mario Bd

sebelum memulai suatu kegiatan usaha, maka terlebih dahulu wirausahawan haruslah mendapatkan izin usaha sesuai dengan peraturan yang berlaku. Perizian usaha adalah salah satu bentuk persetujuan atau permberian izin dari pihak yang memiliki wewenang atas kegiatan usaha yang dilakukan perseorangan ataupun oleh badan usaha.

Maksud dari pemberian atau dikeluarkannya perizinan usaha sendiri oleh pemerintah adalah untuk memberikan pembinaan , pengawasan, dan juga pengarahan pada kegiatan usaha dan juga untuk menciptakan ketertiban dalam usaha, serta untuk membuat pemerataan dalam kesempatan berusaha.

Dan dalam mendirikan suatu usaha/perusahan yang sifatnya formal, berikut adalah beberapa perizinan yang harus dipersiapkan.

A. Akta Pendirian
contoh akta pendirian

langkah awal untuk mendirikan usaha/perusahan adalah dengan membuat akta pendirian perusahaan yang dilakukan langsung di lembaga resmi. Dalam akta pendirian yang akan di buat di depan notaris, hal-hal berikutlah yang akan tercantum.
  • Besarnya modal usaha
  • pengurus dan tanggung jawab anggota pendiri usaha
  • tahun buku
  • tanggal pendirian usaha
  • bentuk dan nama perusahaan
  • nama para pendiri
  • alamat tempat usaha
  • tujuan pendirian usaha, dan sebagainya

B. SITU (Surat Izin Tempat Usaha)
contoh situ - surat izin tempat usaha

untuk bisa menyelenggarakan usaha maka diperlukan tempat usaha yang memadai dan juga sesuai dengan undang-undang gangguan, maka dari itu diperlukan lah yang namanya SITU. SITU dikeluarkan oleh pemerintahan daerah setempat dan harus dimiliki oleh perusahaan, baik itu Firma, CV, Perseroan Terbats, maupun usaha perseorangan.
Syarat-syarat untuk membuat SITU adalah:
  • Foto Kopi KTP
  • Surat Bukti Pelunasan PBB
  • Foto Kopi Akta Pendirian Usaha/Perusahaan
  • Denah Tempat Kedudukan usaha
  • surat persetujuan/tidak keberatannya tetangga yang diketahui oleh RT, RW, Camat, dan Lurah setempat

pemerintah membuat SITU (Surat Izin Tempat Usaha) dengan tujuan untuk menjaga ketertiban, dan juga memberikan kesempatan yang sama untuk menciptakan peluang lapangan pekerjaan dan juga untuk terwujudnya keindahan tata kota. Selain itu, SITU juga diciptakan untuk bisa menjaga keseimbangan perekonomian dan perdagangan ditengah masyarakat, serta juga bisa memudahkan dalam pengendalian pembayaran pajak serta administrasi lainnya.

C. Tanda Daftar Usaha Perdagangan (TDUP)
contoh tdup - tanda daftar usaha perdagangan

TDUP adalah surat tanda daftar untuk bisa melakukan kegiatan usaha perdagangan yang telah diberikan kepada perusahaan yang dimana keseluruhan investasi, di luar dari tanah dan juga bangunan yang bernilai hingga Rp.200.000.000,- (termasuk golongan usaha kecil). Sedangkan untuk usaha menengah keatas yang dimana jumlah keseluruhan di luar dari tanah dan juga bangunan diatas Rp.200.000.000,- untuk bisa melakukan kegiatan perdagangan maka harus memiliki izin SIUP (Surat Izin Usaha Perdagangan)

D. Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP)
contoh npwp - nomor pokok wajib pajak

NPWP merupakan salah satu sarana dalam administrasi di gunakan sebagai tanda pengenal diri ataupun juga identitas wajib pajak.
Setiap perusahaan wajib mendaftarkan dirinya kepada kantor pelayanan pajak yang dimana wilayah kerjanya juga meliputi tempat kedudukan wajib pajak. Selain di gunakan untuk pengenalan diri, NPWP sendiri biasa digunakan untuk menjaga ketertiban dalam hal pembayaran pajak dan juga dalam hal pengawasan administrasi pajak. Berikut adalah syarat-syarat untuk bisa mendapatkan NPWP:
  • Foto Kopi KTP atau SIM atau Paspor salah seorang pengurus
  • Surat Kuasa (Khusus bagi yang diwakilkan)
  • Foto Kopi Akta Pendiri usaha
  • Foto Kopi Surat Izin Tempat usaha (SITU)

E. Izin Usaha Lainnya
selain daftar diatas masih ada perizinan usaha yang perlu dimiliki oleh perusahaan, diantaranya:

1. NRB (Nomor Rekening Bank)
Syarat-syarat Pengajuan NRB:
  • Tanda Bukti Setoran
  • Lembar Pembentukan Setoran
  • Foto Kopi KTP
  • Contoh Tanda Tangan Pemimpin Dan Bendahara

2. NRP (Nomor Register Perusahaan)
Syarat-Syarat Pengajuan NRP:
  • Foto Kopi Surat Izin Usaha
  • Foto Kopi NPWP
  • Foto Kopi KTP
  • Foto Kopi Akta Pendiri Usaha

3. ANDAL (Analisis Dampak Lingkungan)

Fungsi dari ANDAL sendiri adalah untuk memastikan bahwa lingkungan tempat usaha didirikan bebas dari pencemaran lingkungan dan limbah.
Syarat-syarat Pengajuan ANDAL:
Foto Kopi NPWP
  • Foto Kopi NRP
  • Foto Kopi Denah Lokasi Yang Menimbulkan Dampak Lingkungan
  • Foto Kopi Pertanggung Jawaban Perusahaan
  • Foto Kopi Akta Pendirian Usaha
  • Foto Kopi Surat Izin Usaha
Loading...

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Macam-Macam Perizinan Usaha Yang Bersifat Formal Beserta Contoh"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel