Keunikan Keanekaragaman Mahluk Hidup Di Indonesia

Keunikan Keanekaragaman Mahluk Hidup Di Indonesia - Mario Bd

Indonesia berlokasi pada daerah yang beriklim tropis, dengan begitu indonesia memiliki keberagaman hayati yang lebih tinggi apabila dibandingkan dengan daerah daerah kutub dan subtropis. Setiap ekosistem memiliki fauna dan flora yang tidaklah sama. Sehingga, dengan adanya ekosistem di indonesia menandakan bahwa indonesia memiliki banyak fauna dan juga flora.



dengan berdasarkan kepada data dari World Resources Institute pada tahun 2002, indonesia mempunyai sebanyak 745 jenis reptil, 515 jenis mamalia, 29.375 jenis tumbuhan berbunga, 278 amfibi, 929 burung, dan juga 4080 jenis ikan. Bukan hanya itu saja, indonesia juga memiliki berbagai jenis bakteri, jamur, serangga, biota laut, dan juga mahluk hidup lainnya yang mungkin belum diidentifikasi.

Selain dengan tingkat keanekaragaman yang tinggi, mahluk hidup yang terdapat di indonesia juga memiliki keunikan nya tersendiri yang tentunya tidak dimiliki oleh daerah yang lainnya.

A. Indonesia Memiliki Hewan Dan Tumbuhan Endemik
Flora dan fauna yang ada di indonesia tidak hanya beraneka ragam saja tetapi juga banyak yang merupakan jenis endemik. Yang dimaksud dengan endemik adalah tumbuhan dan juga hewan tersebut hanyalah ada di indonesia saja, dan tidak terdapat pada daerah lain di dunia.

Hal ini disebabkan banyaknya pulau yang terisolasi satu dengan yang lainnya dalam kurun waktu yang cukup lama, dan membuat evolusi jenis lokal yang khas terkhusus-nya untuk pulau-pulau tersebut. Berikut adalah contoh dari beberapa hewan endemik yang terdapat di indonesia.

  • Harimau jawa
  • Harimau Sumatera
  • Harimau bali (sudah punah)
  • Jalak bali putih
  • Badak bercula satu
  • Komodo
  • Babirusa
  • Tarsius
  • Kukang Sumatera 
  • Kukang kalimantan

harimau bali yang telah punah
Harimau Bali Yang Telah Punah - Sumber: Wikipedia.org

Dan berikut adalah contoh beberapa tumbuhan Endemik di indonesia yang terutama dari genus Rafflesia:

  • Rafflesia arnoldii
  • Rafflesia patma
  • Rafflesia horsfildii
  • Rafflesia rochussenii
  • Rafflesia cilliata
  • Rafflesia borneensis
  • Rafflesia contleyi

raflesia arnoldii bengkulu
Raflesia Arnoldii Bengkulu - Sumber: Wikipedia.org
B. Indonesia Memiliki Hewan Tipe Oriental (asia), australia, dan juga peralihan
Seorang ahli Zoologi dar inggris yang bernama Alfred Russel Wallace pernah mengunjungi indonesia pada tahun 1856. dan ketika ia mengunjungi lombok dan juga bali. Ia mendapatkan suatu perbedaan hewan diantara kedua kedua daerah tersebut. Di lombok hewannya lebih terlihat mirip dengan hewan di australia, sedangkan di bali hewannya lebih mirip dengan hewan yang berada pada daerah asia (oriental).

Dengan begitu, Wallace kemudian membuat sebuah garis dari selat lombok, ke arah utara menuju selat Makasar, dan juga ke Filipina Selatan. Dan garis itu disebut dengan garis Wallace. Dengan adanya garis Wallace tersebut, hewan di indonesia terbagi menjadi 2 tipe fauna yaitu tipe australia yang meliputi wilayah Nusa Tenggara Barat, Sulawesi, Nusa Tenggara Timur, Papua, dan juga Maluku. Dan tipe oriental yang meliputi wilayah bali, kalimantan, jawa, dan Sumatera.

Lalu setelah kehadiran Wallace, Weber yang juga merupakan seorang ahli Zoologi dari jerman mengadakan penelitian yang berkaitan dengan persebaran hewan-hewan di indonesia. Weber melihat bahwa tidak seluruhnya hewan yang ada pada sulawesi dikelompokkan menjadi hewan-hewan tipe australia.

garis wallace dan garis weber
Garis Wallace Dan Garis Weber - Sumber: Wikipedia.org
Hewan-hewan yang ada pada daerah tersebut ada juga sebagian yang mirip dengan hewan di daerah asia. Oleh karena itu, Weber mengemukakan bahwa fauna yang terdapat pada sulawesi merupakan salah satu fauna dengan tipe peralihan. Lalu kemudian Weber membuat sebuah garis pembatas pada daerah sebelah timur sulawesi, memanjang ke utara kepulauan aru, yang juga dikenal dengan garis Weber.

Hewan Tipe Peralihan
Hewan pada tipe peralihan meliputi hewan yang ada pada tipe wilayah sulawesi hingga kepulauan Maluku. Hewan pada tipe peralihan mirip dengan tipe oriental dan juga sebagiannya lagi mirip dengan tipe australia, seperti anoa, tarsius, babirusa, burung maleo, kera makaka, burung raja udang, kuskus.

Hewan Tipe Oriental
Hewan pada tipe oriental meliputi hewan pada wilayah bagian Sumatera , kalimantan, jawa, dan juga bali. Hewan pada daerah tipe ini memiliki karakteristik sebagai berikut.

  • Terdapat berbagai jenis kera. Karena kalimantan merupakan sebuah pulau yang kaya akan primata, contohnya loris hantu, orangutan, bekantan, dan tarsius.
  • Berbagai jenis burungnya memiliki warna yang sedikit kurang menarik apabila dibandingkan dengan burung-burung tipe australia, akan tetapi bisa berkicau. Contohnya seperti murai mengkilat, elang jawa, elang putih dan jalak bali.
  • Terdapat berbagai spesies mamalia yang berukuran besar seperti badak, gajah, harimau, dan banteng. Serta mamalia berkantung yang jumlahnya sangat sedikit, dan bahkan hampir tidak ada.

Hewan Tipe Australia
Hewan pada tipe australia meliputi hewan pada bagian wilayah timur indonesia seperti kepulauan aru dan papua. Hewan pada tipe australia memiliki karakteristik sebagai berikut.

  • Tidak adanya spesies kera.
  • Burungnya memiliki warna yang beragam dan mencolok seperti kasuari dan cendrawasih.
  • Terdapat banyak mamalia kecil seperti landak, kuskus dan juga mamalia berkantung seperti kangguru.
Loading...

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Keunikan Keanekaragaman Mahluk Hidup Di Indonesia"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel