Pengertian Dan Komponen Dalam Struktur Sistem Pakar


Pengertian Dan Komponen Dalam Struktur Sistem Pakar - Mario Bd

A. Pengertian Sistem Pakar
Sistem pakar adalah sebuah program komputer yang memiliki pengalaman dari satu atau bahkan lebih pakar manusia mengenai suatu bidang yang spesifik.

Jenis program ini pertama kalinya dikembangkan oleh riset kecerdasan buatan yang dilakukan pada dasawarsa 1960-an dan 1970-an serta diterapkan secara komersial pada tahun 1980-an. Bentuk umum dari sistem pakar adalah program yang diciptakan dengan berdasarkan kepada suatu set aturan yang di mana menganalisis informasi mengenai suatu kelas masalah spesifik serta analisis matematis dari masalah tersebut.

Secara umum, sistem pakar merupakan sistem yang berusaha untuk mengadopsi pengetahuan manusia ke dalam komputer yang khusus dirancang untuk memodelkan kemampuan dan menyelesaikan masalah layaknya seorang pakar. Dengan adanya bantuan sistem pakar, bahkan orang yang masih awam pun bisa menyelesaikan suatu masalah layaknya seorang pakar.

Bukan hanya itu saja, sistem pakar juga dibuat untuk membantu aktivitas dari para pakar sebagai sebuah asisten yang memiliki pengalaman serta memiliki segala pengetahuan yang dibutuhkan. Berikut adalah yang merupakan ciri-ciri dari sistem pakar.
  • Bisa digunakan dari berbagai jenis dan tipe komputer.
  • Mempunyai kemampuan untuk belajar beradaptasi.
  • Memiliki informasi yang handal.
  • Mudah untuk di modifikasi.
B. Struktur Sistem Pakar
struktur pada sistem pakar disusun dengan berdasarkan dua bagian utama, di antaranya:
  • Lingkungan konsultasi (Consultation Environment)
  • Lingkungan pengembangan (development Environment)
lingkungan konsultasi dipakai oleh pengguna yang bukanlah pakar dengan maksud untuk memperoleh pengetahuan pakar, sedangkan lingkungan pengembangan sistem pakar dipakai untuk memasukkan pengetahuan pakar pada lingkungan sistem pakar tersebut. Berikut adalah komponen-komponen yang terdapat pada arsitektur atau struktur sistem pakar.

1. Akuisisi pengetahuan
akuisisi pengetahuan adalah transfer, transformasi keahlian, dan akumulasi keahlian dalam menyelesaikan masalah dari sumber pengetahuan pada program komputer. Dalam tahap ini juga Knowlegde Engineer akan berusaha menyerap pengetahuan yang di mana selanjutnya akan di transfer dalam basis pengetahuan.

Berikut adalah yang merupakan metode akuisisi pengetahuan:
A. Observasi pada pelajaran pakar
pada Observasi pada pelajaran pakar ini pekerjaan dalam bidang tertentu yang dilakukan oleh para pakar di rekam dan di obervasi.

B. Induksi aturan dari contoh
yang dimaksud dengan induksi adalah suatu proses penalaran yang berasal dari khusus ke umum. Suatu sistem induksi aturan telah diberi berbagai contoh dari suatu masalah yang di mana hasil tentu telah diketahui. Sesudah diberikan berbagai contoh, selanjutnya sistem induksi aturan akan mulai membuat aturan yang benar untuk seluruh kasus contoh. Selanjutnya aturan tersebut dapat digunakan untuk menilai kasus yang lainnya yang hasilnya tidak diketahui.

C. Wawancara
wawancara adalah metode yang paling banyak digunakan, di mana melibatkan pakar dan juga pembicara secara langsung pada suatu wawancara.

D. Analisis protokol
pada metode ini pakar diminta untuk melakukan sebuah pekerjaan serta mengungkapkan proses pemikirannya tersebut dengan menggunakan kata-kata. Pekerjaan tersebut dituliskan, dianalisis, dan di rekam.

2. Mesin/Motor Inferensi
komponen ini adalah komponen yang mengandung sebuah mekanisme pola pikir serta penalaran yang dipakai oleh pakar untuk menyelesaikan suatu masalah. Mesin inferensi adalah sebuah program komputer yang memberikan metodologi untuk penalaran tentang informasi yang telah ada dalam bentuk basis pengetahuan dan dalam workplace, serta untuk memformulasikan kesimpulan.

3. Perbaikan Pengetahuan
pakar tentunya memiliki kemampuan untuk meningkatkan kinerjanya dan menganalisis serta sebuah kemampuan untuk belajar dari kinerjanya. Dan kemampuan tersebut lah yang terpenting untuk pembelajaran ter-komputerisasi.

4. Antarmuka Pengguna
antarmuka pengguna merupakan sebuah mekanisme yang dipakai oleh seorang pengguna dan juga sistem pakar untuk berkomunikasi. Antarmuka akan menerima informasi dari pengguna lalu mengubahnya ke dalam bentuk yang bisa diterima oleh sistem.

5. Basis Pengetahuan
basis pengetahuan adalah komponen yang mengandung pengetahuan untuk formulasi, penyelesaian masalah, dan juga pemahaman. Komponen sistem pakar ini juga disusun oleh dua elemen dasar, di antaranya:
  • Aturan, mengandung informasi tentang cara bagaimana mendapatkan berbagai fakta baru dari fakta yang sebelumnya telah diketahui.
  • Fakta, mengandung informasi tentang objek dalam area permasalahan tertentu.
6. Fasilitas Penjelasan
fasilitas penjelasan adalah sebuah komponen tambahan yang di mana akan meningkatkan sebuah kemampuan khusus sistem pakar. Fasilitas penjelasan ini digunakan untuk memberikan penjelasan dan melacak respon tentang kelakuan dari sistem pakar secara interaktif melalui pertanyaan sebagai berikut:
  • mengapa ada alternatif yang dibatalkan ?
  • Rencana apa yang digunakan untuk mendapatkan solusi?
  • Mengapa suatu pertanyaan ditanyakan oleh sistem pakar?
  • Bagaimana konsultasi dicapai?
7. Workplace/Blackboard
workplace atau lembar kerja adalah area dari sekumpulan memori kerja, yang di mana di pakai untuk merekam kejadian yang sedang berlangsung termasuk juga keputusan sementara. Setidaknya ada 3 keputusan yang bisa di rekam. Di antaranya :
  • Agenda, segala aksi yang potensial yang tengah menunggu untuk di eksekusi.
  • Solusi, calon aksi yang akan segera dibangkitkan.
  • Rencana, bagaimana dalam menghadapi masalah.
Loading...

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Pengertian Dan Komponen Dalam Struktur Sistem Pakar"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel