Pengertian Dan Unsur-Unsur Cuaca

Pengertian Dan Unsur-Unsur Cuaca - Mario Bd

A. Pengertian Cuaca
Cuaca adalah semua fenomena yang terjadi pada atmosfer bumi dan juga sebuah planet lainnya (Wikipedia). cuaca juga biasanya merupakan salah satu aktivitas fenomena dalam kurun waktu beberapa hari. Aspek Cuaca ini juga telah diteliti lebih lanjut oleh para ahli klimatologi untuk mengetahui tanda-tanda perubahan iklim.


Cuaca bisa terjadi karena kelembapan dan suhu yang berbeda-beda antara satu tempat dengan tempat yang lainnya. Perbedaan ini dapat terjadi dikarenakan sudut pemanasan pada matahari yang tidaklah sama dari satu tempat ke tempat yang lainnya dikarenakan perbedaan pada lintang bumi.

B. Unsur-Unsur Cuaca
1. Sinar Matahari
Bumi mendapatkan energi dari matahari dalam bentuk pancaran radiasi sinar matahari. Dan sinar matahari yang dipancarkan tersebut hanya diserap sedikit oleh atmosfer lainnya. Sebagian besar sinar matahari tersebut akan langsung diterima pada permukaan bumi, lalu kemudian akan dipantulkan kembali sebagian besar ke atmosfer.

Hal itu jugalah yang menyebabkan suhu pada troposfer paling tinggi pada bagian yang paling dekat dengan bumi dan akan semakin rendah seiring dengan menambahnya ketinggian. Berikut adalah hal memengaruhi banyak tidaknya panas yang diterima permukaan bumi.
  • Kemiringan Sinar Matahari
  • Keadaan Awan
  • Keadaan Permukaan Bumi
  • Lamanya Penyinaran Matahari

2. Suhu Udara
Suhu udara sangat dipengaruhi oleh matahari. Suhu pada udara akan memengaruhi kemampuan udara dalam menahan uap air. Jadi, apabila semakin rendah suhu suatu udara akan menurun juga kemampuannya dalam menahan uap air. Penurunan suhu udara juga bisa menyebabkan turunnya hujan.

3. Tekanan Udara
Udara biasanya akan cenderung bergerak dari daerah yang memiliki tekanan tinggi ke daerah yang memiliki tekanan rendah untuk bisa mencapai keseimbangan. Dengan begitu, daerah yang bertekanan rendah udara akan cenderung berangin, disebabkan udara mengalir ke-daerah tersebut.

Udara juga memberikan jumlah tekanan yang cukup besar pada permukaan bumi, yaitu kurang lebih hingga 1 Kg untuk setiap luas bidang 1 Cm2. tekanan tersebut berasak dari berbagai partikel udara yang menyusun atmosfer hingga ketinggian menyentuh ratusan kilometer dari permukaan bumi.

4. Kelembapan Udara
Kelembapan udara atau juga bisa disebut dengan kebasahan udara atau kelengasan adalah sebuah kandungan uap air yang terdapat pada udara. Apabila semakin rendah kandungan uap air tersebut, maka udaranya juga akan semakin kering. Hal itu juga yang menyebabkan udara pada daerah tropis seperti indonesia terasa lembab, karena kandungan uap air yang tinggi.

Uap air yang terdapat pada udara merupakan salah satu hasil penguapan air pada permukaan bumi, air yang ada pada tumbuhan, dan air tanah. Perlu untuk diketahui bahwa kandungan uap air selau berubah-ubah. Suhu udara dan juga tekanan bisa memengaruhi kandungan uap air udara.

5. Hujan
Jika kondensasi uap air pada udara terus berlangsung, maka seluruh titik air yang membentuk awan akan menjadi banyak dan bergabung serta akan menjadi lebih besar. Titik air yang besar tersebut akan menjadi lebih berat dan kemudian jatuh ke permukaan bumi (hujan).

Rintik-rintik air hujan pada umumnya berjari-jari antara 0,04-0,3 mm, sedangkan titik-titik air hujan berjari-jari antara 0,3-3 mm. Hujan tidak hanya berbentuk cairan saja, hujan juga ada yang memiliki bentuk padat yaitu hujan salju atau hujan es. Hal itu terjadi dikarenakan uap air langsung berubah bentuk menjadi padat berbentuk kristal, jika suhu menurun mulai dari -15°C hingga -20°C. proses ini jugalah yang dinamakan dengan sublimasi.

6. Awan
Awan adalah sebuah uap air yang terkondensasi dan dalam atmosfer akan terbentuk titik-titik air atau kristal es. Sejak tahun 1803, awan juga mulai dikelompokkan menjadi berbagai bahasa latin berdasarkan kepada bentuk dan juga letak ketinggiannya. Berikut adalah pengelompokan awan berdasarkan bentuknya.
  • Stratus, biasanya berbentuk tabir yang berlapis-lapis rata dan menutupi langit.
  • Cirrus, akan berbentuk garis-garis.
  • Cumulus, biasanya akan berbentuk gumpalan berukuran yang besar hingga beriak kecil.

Uap air pada umumnya akan terjadi apabila udara yang mengandung uap air mulai bergerak menuju lapisan atmosfer yang lebih tinggi sehingga uap air akan mengalami pendinginan yang diakibatkan penurunan suhu, proses ini disebut juga dengan proses kondensasi uap air.

7. Angin
Angin adalah sebuah gerakan udara yang terjadi di atas permukaan bumi. Biasanya angin akan bergerak secara horizontal, akan tetapi pada meteorologi ditemukan angin yang bisa bergerak secara vertikal atau miring dengan mengikuti lereng.

Mengapa angin bisa terjadi?. Hal itu disebabkan karena adanya perbedaan tekanan udara diantara dua wilayah yang saling berdekatan. Angin juga memiliki sifat menyeimbangkan/meratakan tekanan udara. Jadi, semakin besar perbedaan tekanan udara, akan semakin kencang pula aliran angin.


Bagi tumbuhan angin bisa membantu penyebaran spora dan biji yang akan membuat kelangsungan hidup tumbuhan bisa berjalan. Bagi manusia sendiri, angin bisa sangat menguntungkan dikarenakan adanya angin laut dan angin darat. Angin juga bisa membuat kincir angin bergerak dan menghasilkan listrik.
Loading...

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Pengertian Dan Unsur-Unsur Cuaca"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel