Tekstur, Struktur, Dan Jenis-Jenis Tanah

Tekstur, Struktur, Dan Jenis-Jenis Tanah - Mario Bd

Pada postingan sebelumnya kita telah tentang Proses Pembentukan Dan Komponen Penyusun Tanah. sebagaimana yang sudah kita bahas bahwa tanah merupakan suatu hal yang sangat penting baik itu bagi tumbuhan, hewan, mikrooganisme, dan juga manusia. pada artikel kali akan dibahas tentang tekstur tanah, struktur tanah, dan juga jenis-jenis dari tanah.

A. Tekstur Tanah
Tekstur tanah adalah gambaran suatu tingkat kekasaran ataupun kehalusan bahan mineral yang menyusun tanah. tekstur tanah juga ditentukan oleh proporsi tiga jenis partikel tanah, diantaranya lempung/liat, pasir, dan juga debu atau endapan lumpur. pembagian ini juga ditentukan oleh ukuran partikel dari ketiga jenis tanah tersebut.

tekstur pada tanah juga sangat menentukan kualitas dari tanah, terutama dalam hal kemampuannya dalam menahan air. ukuran partikel yang besar maka akan menyebabkan rongga antar artikel tanah juga besar, sehingga air dan juga udara cenderung lebih mudah mengalir. tetapi berlaku juga sebaliknya, apabila partikel kecil maka akan menyebabkan rongga antar partikel juga kecil, sehingga air dan juga udara lebih lambat bergerak dan cenderung tertahan.

dengan begitu, tanah yang memiliki tekstur sebagian besar mengandung liat atau lempung bisa menampung lebih banyak air apabila dibandingkan dengan tekstur tanah yang lainnya. partikel liat ini juga mempunyai kemampuan tinggi dalam mengikat berbagai ion bermuatan positif seperti Ca2+, K+, Mg2+, Na+. dan juga tumbuhan pada umumnya akan menyerap nutrisi dalam bentuk ion, sehingga tanah yang bisa mengikat banyak ion akan bisa menyediakan lebih banyak nutrisi bagi tumbuhan.

walau begitu, tanah yang memiliki banyak kandungan partikel dengan ukuran yang lebih besar seperti endapan lumpur dan pasir juga mempunyai keuntungan. diantaranya, memiliki aerasi yang baik, bisa dengan mudah di-penetrasi oleh akar tumbuhan apabila dibandingkan dengan tekstur lempung, dan juga mudah digemburkan. berlaku sebaliknya, partikel lempung yang kecil bisa menyebabkan akar tumbuhan sulit untuk menembus nya dan juga memiliki kandungan udara yang sedikit.

B. Jenis-Jenis Tanah
dalam pembagian beberapa jenis tanah, ditentukan oleh para ilmuwan dan menghasilkan beberapa macam jenis tanah. berikut adalah jenis tanah dengan berdasarkan USDA (United States Department of Agriculture).
  • Oxisols, merupakan tanah yang mengalami sebuah proses peluruhan/pencucian sehingga kandungan zat hara atau nutrien sedikit sementara kandungan aluminium dan juga besi tinggi. jenis tanah Oxisols ini biasanya kebanyakan bisa ditemukan di kalimantan tengah, lampung, Jambi, kalimantan barat, papua, dan Sumatera selatan. serta, tanah ini biasanya berusia tua.
  • Andisols, merupakan tanah yang berwarna gelap dan terbentuk dari proses endapan vulkanik. jenis tanah ini biasanya banyak ditemukan pada dataran sekitar gunung berapi. di indonesia tanah ini bisa ditemukan di jawa tengah, jawa barat, Sumatera utara, Maluku, dan jawa timur.
  • Mollisols, merupakan sebuah tanah mineral yang serupa dengan tanah praire, yang terbentuk dari bebatuan kapur. tanah ini juga kaya akan senyawa basa dan bahan organik serta mempunyai banyak pH netral. Di indonesia, tanah Mollisols biasanya bisa ditemukan di Maluku, sulawesi tengah, jawa timur, kalimantan timur, papua, dan nusa tenggara timur.
  • Ultisols, merupakan tanah yang berwarna kuning-merah yang telah mengalami proses peluruhan/pencucian. tanah ini juga bisa disebut tanah podsolik dan biasanya banyak terdapat di daerah yang memiliki lahan kering. di indonesia tanah jenis ultisols biasanya banyak terdapat di riau, kalimantan barat, kalimantan timur, kalimantan tengah, dan juga papua.
  • Entisols, merupakan tanah yang terbentuk dari sedimen vulkanik serta metamorf dan batuan kapur. contoh dari tanah jenis ini adalah regosol, litosol, dan tanah aluvial. di indonesia tanah jenis ini biasanya banyak terdapat di Nusa tenggara timur, kalimantan tengah, Sumatera selatan, dan juga papua.
  • Histosols, merupakan tanah yang terbentuk dari sebuah pembusukan jaringan tanaman sehingga mengandung banyak jenis bahan organik. Histosols ini juga dikenal dengan tanah gambut. contoh dari jenis tanah ini adalah tanah organosols. di indonesia tanah jenis ini biasanya banyak terdapat di kalimantan barat, kalimantan tengah, papua, Sumatera selatan, dan riau.
  • Inceptisols, merupakan tanah mineral yang usianya masih terbilang muda. contoh dari tanah jenis Inceptisols adalah solonsak, brown forest, humi gley, latosol dan aluvial. di indonesia, tanah jenis ini biasanya banyak ditemukan di kalimantan tengah, Maluku, kalimantan timur, dan papua.
  • Verticols, merupakan tanah mineral dengan warna keabu hitaman, memiliki batuan induk kaya akan kation, mengandung lempung 30%, dan terdapat pada daerah beriklim kering. di indonesia tanah jenis Verticols ini biasanya banyak ditemukan di jawa tengah, sulawesi selatan, jawa timur, nusa tenggara barat, dan nusa tenggara timur.
C. Struktur Tanah
Struktur pada tanah terbentuk melalui agregasi dari berbagai partikel tanah yang menghasilkan susunan/bentuk tertentu pada tanah. struktur tanah juga ikut untuk menentukan jumlah rongga antar partikel tanah dan ukuran yang akan memengaruhi pergerakan dari air, akar tumbuhan, organisme tanah, dan juga udara. contoh dari beberapa jenis struktur tanah adalah butir, balok, lempeng, tiang, prismatik, dan remah.
Loading...

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Tekstur, Struktur, Dan Jenis-Jenis Tanah"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel