6 Macam Topologi Jaringan Beserta Kelebihan Dan Kelemahan

6 Macam Topologi Jaringan Beserta Kelebihan Dan Kelemahan - Mario Bd

Pengertian Topologi Jaringan
Topologi Jaringan adalah cara ataupun konsep untuk bisa menghubungkan beberapa komputer sekaligus menjadi suatu jaringan yang saling terkoneksi dengan berdasarkan beberapa unsur dasar penyusun jaringan, seperti station, link, dan juga node.

Secara umum terdapat 6 jenis Topologi Jaringan, yang tentunya setiap jaringan memiliki kelebihan dan juga Kelemahannya masing-masing. Enam diantaranya adalah Topologi Mesh, Hybrid, Ring, Star, Bus, Tree, dan juga Linear. Berikut adalah penjelasan dari masing-masing topologi tersebut.

1. Topologi Mesh
www.mariobd.com

Topologi Mesh adalah topologi yang dimana tidak beraturan dan juga tidak memiliki aturan dalam koneksinya. Topologi ini pada dasarnya muncul dikarenakan tidak adanya perencanaan awal pada saat membangun suatu jaringan.

Kelebihan Topologi Mesh:
  • Apabila ada jaringan, maka tidak akan menyebabkan gangguan pada pengguna jaringan lainnya.
  • Pengiriman data dari satu node ke node lainnya bisa dilakukan dengan bersamaan.
  • Keamanan data bisa lebih terjamin dikarenankan setiap pesan berjalan sepanjang link khusus.
  • Merupakan jenis jaringan yang kuat dikarenakan apabila satu link pada topologi jaringan tersebut berhenti, tidak akan menyebabkan masalah pada sistem lainnya.

Kelemahan Topologi Mesh:
  • Instalasi jaringan yang sangat rumit dan bisa menjadi berantakan.
  • Biaya instalasi dan juga pemeliharaan yang cukup tinggi.
  • Memerlukan lebih banyak perangkat jaringan apabila dibandingkan dengan topologi lain.


2. Topologi Hybrid
www.mariobd.com

Topologi Hybrid adalah suatu kombinasi dari dua atau lebih topologi jaringan yang dibentuk menjadi suatu bentuk jaringan yang baru.

Kelebihan Topologi Hybrid:
  • Saat satu link pada jaringan komputer tertentu mengalami masalah, maka tidak akan mengganggu link jaringan yang lainnya.
  • Dapat melakukan kombinasi jenis-jenis topologi yang tidak sama tanpa harus merubah topologi yang telah ada.
  • Mudah untuk menambahkan node baru.
  • Bersifat fleksibel karena menggabungkan konfigurasi yang berbeda.

Kelemahan Topologi Hybrid:
  • Membutuhkan banyak biaya
  • Instalasi yang terbilang sulit, dikarenakan ada beberapa topologi berbeda yang harus digabungkan.
  • Pengelolaan akan menjadi lebih sulit karena merupakan penggabungan dari beberapa topologi.


3. Topologi Star
www.mariobd.com

Topologi Star adalah topologi yang merupakan bentuk konvergensi dari node tengah kepada setiap pengguna/node. Topologi jenis ini sudah menggunakan bantuan dari Switch atau Hub untuk mengkoneksikan jaringan komputer.

Kelebihan Topologi Star:
  • Kegagalan pada komunikasi bisa dengan mudah ditelusuri.
  • Kegagalan pada salah satu terminal tidak akan memengaruhi komunikasi pada terminal lainnya.
  • Pengelolaan lebih mudah.

Kelemahan Topologi Star:
  • Jumlah terminal bersifat terbatas, bergantung pada jumlah port pada switch/hub.
  • Lalu lintas data yang sangat padat, bisa membuat jaringan sangat lambat.
  • Kegagalan pada simpul/node pusat memutuskan seluruh komunikasi.


4. Topologi Tree
www.mariobd.com

Topologi Tree adalah kombinasi dari karakteristik dari topologi bus dan juga topologi star. Seluruh komputer akan dihubungkan ke-hub, dan hub lain di hubungkan sebagai jalur backbone/tulang punggung.

Kelebihan Topologi Tree:
  • Hub dibagi menjadi dua, yaitu Secondary HUB dan Central HUB.
  • Bisa menjangkau jarak yang lebih jauh dengan memanfaatkan fungsi repeater yang dimiliki oleh Hub.
  • Perangkat terhubung pada HUB/pusat pengendali.

Kelemahan Topologi Tree:
  • Apabila simpul yang lebih tinggi tidak berfungsi, maka simpul lain yang berada dibawahnya bisa bekerja tidak efektif.
  • Kabel yang dibutuhkan lebih banyak, sehingga diperlukan perencaan yang matang untuk pengaturannya.


5. Topologi Bus
www.mariobd.com

Topologi Bus adalah jenis topologi yang dimana media transmisinya memakai kabel tunggal ataupun kabel pusat sebagai tempt untuk menghubungkan client dan juga server. Topologi jenis ini merupaka topologi yang paling banyak digunakan semenjak awal penggunaan jaringan komputer dikarenakan pengaturannya yang sederhana.

Kelebihan Topologi Bus:
  • Mudah dikembangkan.
  • Apabila salah satu komputer mati, maka tidak akan mengganggu komputer yang lainnya.
  • Hemat kabel dan harganya lebih murah, karena tidak dibutuhkannya Hub pada topologi jaringan ini.
  • Layout kabel yang sederhana.

Kelemahan Topologi Bus:
  • Sering terjadi lalu lintas data yang padat, sehingga sering terjadi tabrakan file ataupun data yang tengah dikirimkan.
  • Jika salah satu client mengalami kabel putus ataupun rusak, maka jaringan tidak akan bisa berfungsi.
  • Isolasi dan deteksi jaringan sangatlah kecil.


6. Topologi Runtut (Linear Topology)
www.mariobd.com

Topologi runtut (Linear) ini juga biasa disebut dengan topologi bus beruntut, yang dimana tata letaknya termasuk tata letak umum. Satu kabel utama menghubungkan pada tiap titik sambungan/komputer yang akan dihubungkan dengan sebuah penyambung atau disebut juga dengan Penyambung-T dan setiap ujungnya harus diakhiri dengan sebuah penamat/terminator.

Kelebihan Topologi Runtut:
  • Bisa dengan mudah dikembangkan.
  • Tidak memerlukan kendali pusat.
  • Penambahan ataupun pengurangan penamat bisa dilakukan dengan mudah tanpa perlu mengganggu operasi yang tengah berjalan.
  • Murah meriah.
  • Hemat kabel.
  • Tata letak kabel yang sederhana.

Kelemahan Topologi Runtut:
  • Kecepatan bisa menurun apabila pengguna bertambah.
  • Membutuhkan repeater untuk jarak jauh.
  • Keamanan yang kurang.
  • Isolasi dan juga deteksi kesalahan yang sangat kecil.
  • Kepadatan lalu lintas yang tinggi.
  • Keamanan data masih kurang terjamin.

7. Topologi Ring
www.mariobd.com

Topologi Ring adalah suatu bentuk jaringan yang dimana sertiap komputer yang saling berhubung membantuk sebuah lingkaran berbentuk Ring. yang artinya, setiap komputer yang saling terhubung satu sama lain sehingga membentuk satu jaringan yang serupa dengan bentuk cincin.

Kelebihan Topologi Ring:
  • bisa dengan mudah dikembangkan.
  • mudah untk diimplementasikan dan juga dirancang.
  • hemat kabel.
  • tidak akan mengakibatkan tabrakan data, karena pada satu waktu hanya satu nodelah yang dapat mengirimkan data.
  • mudah untuk konfigurasi ulang apabila ada perangkat baru.

Kelemahan Topologi Ring:
  • keamanan data masih kurang terjamin.
  • dibutuhkannya repeater untuk jarak jauh.
  • kecepatan bisa menurun apabila user bertambah.
  • kepadatan lalu lintas data yang tinggi
  • isolasi dan juga deteksi kesalahan sangatlah kecil.

Loading...

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "6 Macam Topologi Jaringan Beserta Kelebihan Dan Kelemahan"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel