Apa Itu Intrapreneur Dan Definisi Dari Organisasi

penjelasan intrapreneur lengkap

Intrapreneur merupakan suatu individu yang mempunyai karakteristik seperti seorang wirausaha, akan tetapi berada dalam sebuah organisasi yang telah mapan ataupun mantap. Apabila wirausaha bekerja untuk diri sendiri, maka Intrapreneur bekerja pada orang lain maupun institusi yang bukan miliknya.



Akan tetapi, keduanya tersebut memiliki kemiripan dalam karakteristik, yaitu sama-sama sebagai inovator dan juga mempunyai keberanian dalam menghadapi resiko. Intrapreneur merupakan tipe individu yang berperan sebagai suatu agen perubahan pada lingkungan organisasi yang telah mapan yang perlu untuk didorong untuk melakukan perbaikan.

Dalam artian luasnya, manajer adalah setiap pimpinan dalam suatu organisasi, antara lain supervisor, manajer direktur, ataupun mandor. Dengan berdasarkan kepada pengertian tersebut, maka salah seorang wirausaha juga menjalankan fungsi manajer, akan tetapi tidak setiap manajer menjalankan peran sebagai seorang wirausaha.

Dan pada prinsipnya, manajer, Intrapreneur, dan wirausaha sama-sama sebagai seorang pimpinan dalam suatu bisnis. Dengan begitu, seorang Intrapreneur, wirausaha, ataupun manajer dituntut untuk mempunyai kemampuan manajerial, teknis, dan juga interpersonal skill. Dan berikut adalah yang membedakan ketiganya tersebut.

1. Cara Bekerja Terkait Dengan Sistem Dan Prosedur
Manajer dalam bekerja haruslah patuh dengan sistem dan juga prosedur yang ada. Manajer mengharapkan adanya keteraturan dalam proses kerja, sehingga kualitas yang dihasilkan juga bisa terkontrol dengan baik. Manajer biasanya sudah seharusnya menjadi konseptor sistem dan juga prosedur pada unit kerja yang tengah dipimpinnya sehingga dia menginginkan anggota organisasi tersebut taat pada sistem dan juga prosedur.

Sedangkan seorang wirausaha memandang bahwa sistem dan juga prosedur hanyalah sebagai sebuah alat bantu untuk mencapai tujuannya. Yang sebenarnya dipentingkan oleh wirausaha adalah pencapaian tujuan atau hasil. Dikarenakan itu juga, wirausaha akan mengabaikan ataupun menerobos prosedur apabila hal itu dianggap menghambat tujuan.

Sedangkan pada Intrapreneur lebih ke mengupayakan adanya sebuah perubahan atau perbaikan, termasuk juga pada perbaikan sistem dan prosedur agar menjadi lebih menunjang kinerja dalam organisasi.

2. Orientasi Terhadap Hasil Dan Proses
Dalam penilaian sebuah kinerja, terdapat 2 macam pendekatan yaitu berbasiskan kepada hasil (result based) dan berbasiskan kepada proses (process based). dalam sebuah organisasi, beberapa tugas tertentu sulit untuk bisa dikuantifikasikan ukuran kinerjanya, contohnya saja Office Boy (OB), tentu berbeda dari staf pemasaran yang diberikan target penjualan sehingga ukuran kinerjanya mudah untuk diukur.

Dengan begitu, kebanyakan para manajer sering sekali menggabungkan proses dan hasil dalam menilai kerja karyawan yang di bawahnya. Kinerja yang berdasarkan hasil contohnya seperti pencapaian target dan juga pencapaian deadline, sedangkan kinerja dengan berdasarkan kepada proses adalah seperti tanggung jawab, perilaku inisiatif, kreativitas, dan sebagainya.

Dan sudah tidak menjadi sebuah rahasia umum lagi kalau seorang wirausaha akan lebih dahulu mengutamakan hasil. Dan Intrapreneur memerhatikan proses dan hasil, akan tetapi akan lebih mengutamakan adanya sebuah inovasi, pembaharuan dan perbaikan sehingga juga bisa dibilang cenderung result oriented.

3. Cara Pandang Terhadap Resiko
Seorang Intrapreneur dan Wirausaha cenderung akan lebih berani mengambil sebuah resiko. Sedangkan seorang manajer akan lebih berhati-hati. Dengan situasi yang tidak menentu seorang wirausaha akan lebih cepat untuk mengambil tindakan dan keputusan, lain halnya bagi seorang manajer yang akan lebih berhati-hati dengan cara berkonsultasi pada pimpinan yang lebih tinggi maupun pemilik perusahaan tersebut.

Hal itu dimaksudkan juga karena manajer dan juga karyawan yang harus mempertanggungjawabkan kinerja mereka pada pimpinan yang lebih tinggi dan juga pemilik perusahaan.

4. Motivasi Dalam Bekerja
Motivasi bekerja dari para manajer pada umumnya bervariasi, antara lain untuk mengejar karier, aktualisasi diri, mencari nafkah, dan mencari status. Hal itu juga tentunya berbeda dari wirausaha yang tidak memerdulikan karier, lebih ke mengutamakan peningkatan nilai bisnisnya, dan kurang memerhatikan status.

Sedangkan serang Intrapreneur merupakan sebuah kombinasi dari  wirausaha dan manajer. Bisa juga dikatakan Intrapreneur merupakan seorang manajer yang memiliki jiwa wirausaha.

5. Level Dalam Organisasi
Dalam sebuah organisasi, manajer dan juga Intrapreneur merupakan seorang pimpinan. Akan tetapi, Intrapreneur dan juga manajer adalah karyawan, bukan seorang pemilik perusahaan. Manajer mempunyai beberapa tingkatan dan level dimana diantaranya middle manajer dan first line manager memiliki kepemimpinan yang lebih tinggi.

Beda halnya dengan wirausaha yang merupakan pemilik perusahaan yang bisa dikatakan bahwa dialah yang bertanggungjawab atas kinerja yang dilakukannya sendiri.
Loading...

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Apa Itu Intrapreneur Dan Definisi Dari Organisasi"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel